Hal yang Harus Disiapkan Saat Pelaksanaan Salat Idul Adha 2021 di Luar Wilayah PPKM Darurat

- 4 Juli 2021, 17:42 WIB
Ilustrasi salat berjemaah di masjid. Berikut ini merupakan ketentuan pelaksanaan salat Idul Adha 2021 di tengah pandemi Covid-19 sesuai dengan surat edaran Menteri Agama.
Ilustrasi salat berjemaah di masjid. Berikut ini merupakan ketentuan pelaksanaan salat Idul Adha 2021 di tengah pandemi Covid-19 sesuai dengan surat edaran Menteri Agama. /Antara/Bagus Ahmad Rizaldi.

PR INDRAMAYU - Hari Raya Idul Adha 2021 diperkirakan jatuh pada tanggal 20 Juli 2021 mendatang.

Kali ini, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut menyampaikan petunjuk teknis penyelenggaraan salat Idul Adha 2021 di tengah pandemi Covid-19 bagi di luar wilayah yang melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Sesuai dengan surat edaran Menteri Agama No SE 16 Tahun 2021 terkait Salat Idul Adha 2021, Salat Hari Raya Idul Adha 2021 ditiadakan pada Kab/Kota dengan zona merah dan zona oranye.

Baca Juga: UPDATE Covid-19 di Indonesia Pagi Ini Minggu 4 Juli 2021, Kasus Pasien Baru Kembali Tembus Rekor hingga 27.913

Pelaksanaan salat Idul Adha 2021 dapat diselenggarakan di luar Kota/Kabupaten yang diterapkan PPKM Darurat.

Adapun informasi tersebut disampaikan langsung oleh Kementerian Agama Republik Indonesia dalam unggahan Instagram resmi @kemenag_ri pada Sabtu, 3 Juli 2021.

Salat Idul Adha 2021 diselenggarakan dengan berbagai ketentuan.

Salat Idul Adha 2021 ditiadakan pada Kabupaten/Kota dengan zona merah dan oranye yang ditetapkan oleh Pemerintah daerah dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 setempat, meski tidak termasuk Kabupaten atau Kota yang diterapkan PPKM Darurat.

Baca Juga: Petunjuk Teknis Pelaksanaan Kurban Hari Raya Idul Adha 2021 Berlaku Untuk Wilayah di Luar PPKM Darurat

Salat Idul Adha 2021 dapat diselenggarakan di luar kota atau Kabupaten yang diterapkan PPKM Darurat, dan termasuk daerah zona hijau dan kuning yang ditetapkan Pemerintah dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 setempat.

Penyelenggaraan salat Idul Adha 2021 dapat dilakukan di masjid atau musala atau lapangan yang dikelola masyarakat, instansi pemerintah, dan perusahaan dengan jumlah jemaah 30 persen dari kapasitas.

Selain itu, penyelenggara salat Idul Adha 2021 wajib berkordinasi dan dengan seizin Pemerintah Daerah Satuan Tugas Penanganan Covid-19 setempat dan aparat keamanan.

Baca Juga: Menag Terbitkan Panduan Malam Takbiran Jelang Hari Raya Idul Adha 2021, Simak Selengkapnya

Berikut ketentuan pelaksanaan salat Idul Adha 2021 di luar wilayah yang melaksanakan PPKM Darurat:

1. Menyediakan alat pengukur suhu tubuh.

2. Menyediakan hand sanitizer dan sarana mencuci tangan menggunakan sabud dengan air mengalir.

3. Menyediakan masker medis.

4. Adanya petugas untuk mengumumkan, menerapkan dan mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan.

Baca Juga: Kemenag Terbitkan Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Shalat Idul Adha di Luar Wilayah PPKM Darurat

5. Jemaah dengan kondisi tidak sehat dilarang untuk mengikuti salat Idul Adha 2021.

6. Mengatur jarak antarshaf dan antarjemaah minimal satu meter dengan memberi tanda khusus.

7. Tidak menjalankan atau mengedarkan kotak amal atau infak ke jemaah.

8. Memastikan tak ada kerumunan sebelum atau setelah pelaksanaan salat idul Adha.

9. Melakukan disinfeksi di tempat penyelenggaraan sebelum dan sesudah salat Idul Adha 2021.***

Editor: Irwan Suherman

Sumber: Instagram @kemenag_ri


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah