Cek Fakta: Beredar Penyanyi Lintas Agama Lantunkan Asmaul Husna Agar Covid-19 Berhenti, Ini Faktanya

16 November 2020, 13:17 WIB
Tangkapan postingan video Pemusik dan Penyanyi Dunia dari Berbagai Agama Menyanyikan Asmaul Husna di Selandia Baru untuk Memohon Berhentinya Wabah COVID-19. /Covid19.go.id/

PR INDRAMAYU – Beredar video di media sosial Facebook tentang penyanyi dari berbagai agama melantunkan Asmaul Husna.

Disebutkan di dalam narasinya bahwa mereka melakukan itu sebagai bentuk permohonan agar pandemi Covid-19 cepat berhenti.

“Pertama kali dlm sejarah dunia para pemusik dan penyanyi dunia dari kalangan agama islam, kristiani, yahudi, budha, hindu, berkumpul di New Zealand menyanyikan Asmaulhusna ( 99 asma ALLAH ) untuk memohon berhentinya wabah corona COVID 19. luar biasa,”

Baca Juga: Bulan Purnama November Akan Menjadi yang Terburuk untuk 3 Zodiak Berikut Ini

Demikian narasi dari video tersebut. Informasi itu diunggah akun Facebook Mamah Dedeh. Video itu telah mendapat 205 like dan telah disebarkan sebanyak 97 kali.

Dikutip PikiranRakyat-Indramayu.com dari laman Turn Back Hoax, informasi itu adalah hoaks. Kategorinya adalah false content atau konten yang salah.

Pemeriksaan fakta dilakukan oleh Natalia Kristian (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Indonesia). Mafindo merupakan akronim dari Masyarakat Anti Fitnah Indonesia.

Baca Juga: Berikut 8 Tanaman Herbal Populer untuk Terapi Diabetes, Jahe dan Pare Termasuk

Berdasarkan penelusuran, hoaks ini telah beredar sejak Maret 2020. Video itu sebenarnya merupakan pertunjukkan musik yang diadakan pada 2011 silam di Turki, bukan Selandia Baru.

Video serupa terdapat di laman dailymotion.com berjudul “Saraybosna Fatih Sultan Mehmet Korosu Konseri”. Artinya dari judul itu adalah “Paduan Suara Fatih Sultan Mehmet Merebut Hati Penonton”.

Video dengan durasi 1 jam 42 menit itu telah dipublikasi pada 29 Mei 2011. Lokasi penyelenggaraan pertunjukkan musik itu adalah di Museum Hagia Irene, Istanbul, Turki.

Baca Juga: Cek Fakta: Beredar Video Ledakan Tabung Gas LPG Akibat Digoyang-goyang, Simak Faktanya

Yang tampil di panggung itu adalah paduan suara Saraybosna Fatih Sultan Korosu. Mereka terdiri atas pelajar asal Bosnia, Serbia, dan Kroasia yang tengah belajar di Akademi Musik Bosnia.

Lagu yang dibawakan mereka menggunakan beberapa bahasa yakni Malaysia, Arab, Bosnia, Turki, Urdu, dan Persia.

Berdasarkan penjelasan di atas, video yang menyatakan bahwa “penyanyi lintas agama di Selandia Baru melantunkan Asmaul Husna agar Covid-19 berhenti” adalah hoaks. Kategorinya adalah false content atau konten yang salah.***

Editor: Evi Sapitri

Sumber: Turn Back Hoax

Tags

Terkini

Terpopuler