Pemerintah Teken PP Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu, Krisdayanti: Artinya Ada Kehadiran Negara

- 8 April 2021, 06:30 WIB
Penyanyi sekaligus Politisi PDIP Krisdayanti, memberikan tanggapan terkait PP No.56 Tahun 2021, terkait Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan/atau Musik. /Tangkap layar Youtube.com /Dede Yusuf Channel/

PR INDRAMAYU – Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Selasa 30 Maret 2021 telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) No. 56 tahun 2021 tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan/atau Musik.

Terkait penetapan Peraturan Tersebut maka penggunaan lagu dan atau musik dalam bentuk komersial wajib memberikan royalti pada pencipta maupun kepada pemegang hak cipta tersebut.

PP No.56 Tahun 2021 Pasal 3 tertulis, “Setiap Orang dapat melakukan Penggunaan Secara Komersial Lagu dan/atau musik.

Baca Juga: 2NE1 hingga 4Minute, Inilah Daftar Grup K-Pop yang Telah Bubar

Dalam bentuk layanan publik yang bersifat komersial dengan membayar Royalti kepada Pencipta, Pemegang Hak Cipta, dan/atau pemilik Hak terkait melalui LMKN (Lembaga Manajemen Kolektif Nasional.”

Royalti sendiri maksudnya adalah imbalan yang bisa didapatkan oleh pencipta atau pemegang hak cipta terkait produk yang digunakan untuk kepentingan komersial.

Sehingga lagu dan/atau musik yang dipakai di tempat-tempat komersial seperti di café, restoran, bar, bus, kereta api, dan lain-lainnya, perlu untuk membayar royalti kepada para pemiliknya.

Baca Juga: Soal PP Royalti Hak Cipta Lagu dan Musik, Gerald Weird Genius: Heran Banyak yang Gak Setuju

Tentunya hal ini menimbulkan pro dan kontra dikalangan masyarakat.

Halaman:

Editor: Asytari Fauziah


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X